📢 Selamat Datang di Blog Resmi TPP Kecamatan Barambai |
📊 Update Data Dana Desa Terbaru 2026 |
🤝 #TPPKerjaBerdampak |
Rabu, 20 Mei 2026
Selasa, 19 Mei 2026
Cegah Stunting Dimulai Dari Kepedulian Bersama
Cegah Stunting Dimulai Dari Kepedulian Bersama
Pemerintah Desa Karya Baru melaksanakan kegiatan rembuk stunting sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah desa, kader kesehatan, bidan desa, pihak puskesmas, Pendamping desa, Pendamping Lokal Desa, serta berbagai unsur masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Karya Baru Bapak Sugiono, menyampaikan bahwa tugas kader kesehatan bukanlah tugas yang ringan. Dibutuhkan keikhlasan dan semangat bersama dalam membangun desa, khususnya pembangunan manusia, karena pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur semata.
“Ibu-ibu kader mempunyai tugas yang berat, dan kami berharap semuanya tetap ikhlas dalam membantu pembangunan desa, terutama pembangunan manusia. Mari bekerja sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari segi kesehatan dan lainnya,” ujar Kepala Desa.
Beliau juga berharap para kader terus aktif melakukan jemput bola kepada masyarakat agar target pelayanan kesehatan dapat tercapai dengan maksimal. Selain itu, disampaikan pula bahwa gedung posyandu desa direncanakan sudah dapat digunakan pada bulan Agustus mendatang sebagai salah satu prioritas usulan masyarakat untuk menunjang pelayanan kesehatan.
Tidak hanya itu, masyarakat juga mendapat informasi terkait rencana program Sekolah Rakyat di Marabahan yang nantinya menyediakan fasilitas asrama dan dukungan dari pemerintah, sehingga diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Sementara itu, Kasi PM Kecamatan Barambai, Mukhlish, S.Sos mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam pencegahan stunting. Salah satunya dengan menjaga lingkungan rumah tetap sehat.
“Bapak-bapak yang merokok hendaknya tidak merokok di dalam rumah agar keluarga terlindungi dari risiko stunting,” pesannya.
Beliau juga menyampaikan bahwa Desa Karya Baru memiliki program ketahanan pangan berupa peternakan ayam petelur yang diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat. Pencegahan stunting, menurut beliau, bukan hanya tugas pemerintah atau kader saja, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
Dari paparan Bidan Desa Karya Baru diketahui bahwa saat ini terdapat dua ibu hamil dari desa dengan kondisi risiko tinggi akibat kadar HB rendah, ditambah satu ibu hamil dari desa seberang. Bahkan masih ada ibu hamil yang belum melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Bidan desa juga menyampaikan bahwa masih cukup sulit mengajak ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan HB di puskesmas maupun USG ke rumah sakit. Padahal pemeriksaan minimal dua kali sangat penting untuk deteksi dini risiko stunting. Namun di lapangan, sebagian besar baru melakukan satu kali pemeriksaan.
Harapannya ke depan desa dapat memiliki ambulans desa agar pelayanan kesehatan ibu hamil lebih mudah difasilitasi.
Untuk kondisi balita, saat ini terdapat sekitar 50 balita di Desa Karya Baru, dengan 6 anak masuk kategori risiko stunting atau sekitar 12 persen. Meski demikian, masyarakat dinilai cukup aktif datang ke posyandu, baik ibu hamil maupun balita. Posyandu remaja juga berjalan aktif dan bahkan menjadi salah satu desa dengan tingkat kehadiran remaja tertinggi di Kecamatan Barambai.
Ahli gizi dari Puskesmas Barambai turut memberikan edukasi terkait penyebab stunting dan pentingnya pencegahan sejak usia remaja, khususnya remaja putri yang menjadi salah satu pilar penting dalam mencegah stunting di masa depan.
Disampaikan pula pentingnya pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, pemberian MPASI setelah 6 bulan, serta imunisasi lengkap guna mencegah berbagai penyakit seperti campak yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan tersebut, Kader KPM menyampaikan bahwa sebagian besar sasaran pelayanan sudah hampir tercapai, meskipun masih terdapat tantangan seperti anak-anak yang susah makan.
Melalui rembuk stunting ini, seluruh pihak berharap muncul komitmen bersama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat untuk terus bergerak bersama mencegah stunting demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Karya Baru.
#RembukStunting #DesaKaryaBaru #Barambai #CegahStunting #Posyandu #PembangunanManusia #KesehatanDesa
Senin, 18 Mei 2026
“Wujud Nyata Kemajuan Desa : Jalan RT 13, 14, dan 15 Barambai Kolam Kiri Mulai Ditingkatkan, Tim PKD Kecamatan & TPP Kecamatan Turun Langsung Lakukan Opname”
Peningkatan Jalan Desa..
Pemerintah Desa Barambai Kolam Kiri terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur desa guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga. Salah satu program prioritas yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026 adalah kegiatan peningkatan jalan desa yang berlokasi di wilayah RT 013, RT 014, dan RT 015. Kegiatan tersebut memiliki volume pekerjaan sepanjang 300 meter dengan lebar 2 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi kegiatan, pembangunan ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran sebesar Rp73.950.000,- yang telah termasuk pajak dan biaya operasional. Kegiatan ini masuk dalam bidang pelaksanaan pembangunan desa dengan jenis pekerjaan pembangunan, rehabilitasi, peningkatan, dan pengerasan jalan desa yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Barambai Kolam Kiri.
Peningkatan jalan desa ini menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses utama yang digunakan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat secara langsung, mulai dari kemudahan akses transportasi, kelancaran mobilitas warga, hingga mendukung distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi lainnya. Selain itu, pembangunan jalan juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan yang sering menyebabkan jalan menjadi sulit dilalui.
Dalam rangka memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, TIM PKD Kecamatan bersama Tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Barambai turut melaksanakan monitoring, pengawasan, dan opname lapangan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan pengawalan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara transparan, tepat mutu, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran tim pendamping di lapangan juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah desa dan pendamping desa dalam mendukung pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Masyarakat Desa Barambai Kolam Kiri menyambut baik kegiatan peningkatan jalan desa ini dan berharap pembangunan infrastruktur di desa dapat terus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. Pemerintah desa juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung, mengawasi, serta menjaga hasil pembangunan yang telah dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, pembangunan desa diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih maju, nyaman, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Desa Barambai Kolam Kiri.
Langganan:
Postingan (Atom)
📊 Grafik Penyaluran Dana Desa Kecamatan Barambai Tahun 2026

