Barambai Kolam Kiri Dalam-Program ketahanan pangan melalui budidaya ayam petelur yang dikelola oleh BUMDesa Rahayu Bersama Desa Barambai Kolam Kiri Dalam terus menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Pemerintah Desa bersama Pendamping Desa turun langsung melakukan monitoring untuk melihat kondisi usaha sekaligus memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat.
Saat monitoring dilakukan, jumlah ayam petelur yang sebelumnya sebanyak 400 ekor kini tersisa 393 ekor. Secara umum kondisi ternak masih dalam keadaan baik dan aktif berproduksi. Usia ayam saat ini kurang lebih sudah memasuki 27 minggu, yang mana pada usia tersebut ayam mulai berada pada masa produktif bertelur.
Hasil produksi telur pun mulai terlihat cukup menjanjikan. Saat ini produksi telur mencapai sekitar 256 butir per hari. Penjualan juga berjalan lancar dengan rata-rata mencapai 8 rak telur per hari. Harga jual telur disesuaikan berdasarkan ukuran atau grade telur yang dihasilkan.
Untuk telur grade B dijual dengan harga sekitar Rp50.000 per rak, sedangkan grade C berada di kisaran Rp45.000 per rak. Dengan produksi yang terus meningkat, usaha ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bagi BUMDesa sekaligus mendukung program ketahanan pangan desa.
Pemerintah Desa berharap kegiatan ini terus berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjadi langkah dalam memperkuat ekonomi desa, usaha ayam petelur ini juga menjadi bukti bahwa pengelolaan usaha desa yang dijalankan secara bersama-sama bisa menghasilkan perkembangan yang positif.
Monitoring seperti ini juga penting dilakukan agar setiap kendala di lapangan bisa cepat diketahui dan dicarikan solusi bersama. Semangat gotong royong antara Pemerintah Desa, pengelola BUMDesa, dan Pendamping Desa menjadi modal utama agar program ketahanan pangan desa dapat terus berjalan dan berkembang ke depannya.
Editor : Hery Sulistiyono

Tidak ada komentar:
Posting Komentar